LAPORAN PENELITIAN
PENGARUH STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG
TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA-SISWI
Dibuat oleh:
NAMA : RISKA ANDINI
KELAS : XII IPS 4
SMA NEGERI 2 PANGKALPINANG
TAHUN AJARAN 2014/2015
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat
Allah SWT, yang selalu melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya sehingga
peneliti dapat menyelesaikan penelitian sosial ini yang berjudul “PENGARUH STATUS
SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP TINGKAT PRESTASI BELAJAR SISWA-SISWI” dengan baik sesuai
dengan apa yang diharapkan.
Penelitian sosial ini juga merupakan
salah satu kelengkapan tugas siswa-siswi kelas XII MA. Islamiyah Ciputat
sebagai syarat kelulusan pada tahun ajaran 2011/2012.
Dalam kesempatan ini, peneliti
megucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang memberikan
dukungan dan bantuan secara moral maupun material dalam proses penyelesaian
penelitian sosial ini.
Ucapan terima kasih tersebut ditunjukan kepada yang
terhormat:
1. Bapak Drs. Junaidi, selaku pembimbing
penelitian sosial yang turut membantu dan membimbing kami dalam pembuatan
penelitian ini.
2. Ibu Dra. Hj. Iin Kusnaeni, selaku
kepala Madrasah Aliyah Islamiyah Ciputat.
3. Ibu Elia Juliawati, S.Pd ,selaku wali
kelas XII IPS MA. Islamiyah Ciputat.
4. Bapak/Ibu Guru yang telah mengajarkan
dan membagi ilmu pengetahuannya kepada kami.
5. Kedua orang tua yang telah memberikan
do’a dan dukungannya.
6. Siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat yang
telah berpartisipasi sebagai responden.
7. Teman-teman seperjuangan yang telah
banyak membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini.
Semoga Allah SWT memberi rahmat dan
hidayah-Nya kepada semua pihak yang telah membantu peneliti.
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan mengandung pengertian mendidik, membimbing,
mengajar, dan melatih setiap individu. Penyelenggaraan pendidikan melalui dua
jalur yaitu jalur pendidikan formal dan jalur pendidikan nonformal. Pendidikan
formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah dengan proses
pengajaran yang berjenjang dan berkesinambungan. Sedang pendidikan nonformal
adalah jalur pendidikan yang diselenggarakan di luar sekolah tanpa proses
pengajaran yang berjenjang dan berkesinambungan. Keluarga merupakan lembaga
pendidikan yang berada di luar pendidikan formal. Dalam keluarga
diselenggarakan pendidikan keluarga dengan pemberikan pendidikan, pengajaran,
dan bimbingan mengenai agama, moral, etika, budaya, dan keterampilan. Sehingga
keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendukung pendidikan.
Dengan demikian, latar belakang keluarga harus diperhatikan guna tercapainya
pendidikan yang maksimal.
Dalam proses pembelajaran diperlukan sarana penunjang yang
terkadang mahal. Akibatnya bagi orang tua yang tidak mampu memenuhi
sarana penunjang tersebut, maka anak akan terhambat dalam proses pembelajaran.
Dengan demikian, sumber daya manusia menjadi rendah sehingga menghambat
kemajuan bangsa dan negara.
Keadaan demikian dapat kita lihat di MA. Islamiyah Ciputat,
dalam sekolah tersebut terdapat siswa-siswi dengan berbagai latar belakang
sosial ekonomi orang tua yang berbeda. Adanya perbedaan status sosial ekonomi
orang tua para siswa-siswi tersebut mempunyai pengaruh terhadap proses
pembelajaran terutama dalam membiayai seluruh keperluaan pembelajaran. Status
sosial ekonomi orang tua merupakan faktor dalam mencapai keberhasilan
pendidikan.
Berdasarkan uraian di atas maka penelitian ini mencoba
mengungkapkan bagaimana besarnya pengaruh status sosial ekonomi orang tua
terhadap tingkat prestasi belajar siswa-siswi di MA.Islamiyah Ciputat.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan di atas maka
dapat disimpulkan rumusan masalah sebagai berikut:
a. Bagaimana
gambaran tentang status sosial ekonomi orang tua siswa-siswi MA. Islamiyah
Ciputat?
b. Seberapa
besar pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap tingkat prestasi
belajar siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat?
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini
bertujuan sebagai berikut:
a. Untuk
mengetahui gambaran tentang status sosial ekonomi orang tua siswa-siswi MA.
Islamiyah Ciputat.
b. Untuk
mengetahui besarnya pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi
belajar siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat.
D. Manfaat Penelitian
a. Menambah
wawasan peneliti dalam membuat penelitian.
b. Memberikan
gambaran kondisi dan pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi
belajar siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat.
E. Sistematika Penelitian
BAB I PENDAHULUAN
Mencakupi:
Latar Belakang, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian,
dan Sistematika
Penelitian.
BAB II PENELAAHAN
KEPUSTAKAAN
Mencakupi:
Teori yang Mendasari, Ringkasan dan Kerangka Berpikir,
dan Hipotesis.
BAB III METODOLOGI
Mencakupi:
Pemilihan Subjek Penelitian dan Teknik Pengumpulan Data.
BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN
Mencakupi:
Instrumen Penelitian dan Pengolahan/Analisis Data.
BAB V PENUTUP
Mencakupi:
Kesimpulan dan Saran.
BAB
II
PENELAAHAN
KEPUSTAKAAN
A.
Teori yang
Mendasari
1. Pengertian Stratifikasi Sosial
Dalam masyarakat terdapat sistem lapisan kelompok-kelompok
yang dalam sosiologi dikenal dengan istilah stratifikasi sosial (social
stratification). Stratifikasi sosial adalah pembedaan / pengelompokan
masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial secara bertingkat.
Max
Weber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang
termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu kedalam lapisan-lapisan hierarki
menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa, dan prestise. Patirim A. Sorokin
mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai pembedaan penduduk atau masyarakat
ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarki).
2. Keadaan Sosial Ekonomi Orang Tua
Keadaan sosial ekonomi setiap orang berbeda-beda dan
bertingkat, ada yang keadaan sosial ekonominya tinggi, sedang, dan ada pula
yang rendah. Dalam Maftukhah (2007) sosial ekonomi menurut Abdulsyani
(1994) adalah kedudukan atau posisi sesorang dalam kelompok manusia yang
ditentukan oleh jenis aktivitas ekonomi, pendapatan, tingkat pendidikan, jenis
rumah tinggal, dan jabatan dalam organisasi, sedangkan menurut Soerjono
Soekanto (2001) sosial ekonomi adalah posisi seseorang dalam masyarakat
berkaitan dengan orang lain dalam arti lingkungan peraulan, prestasinya, dan
hak-hak serta kewajibannya dalam hubunganya dengan sumber daya.
Keluarga dengan pendapatan cukup atau tinggi pada umumnya
akan lebih mudah memenuhi segala kebutuhan sekolah dan keperluan lain. Berbeda
dengan keluarga yang mempunyai penghasilan relatif rendah, pada umumnya
mengalami kesulitan dalam pembiayaan sekolah, begitu juga dengan keperluan
lainnya. Keadaan sosial ekonomi yang baik dapat yang menghambat ataupun
mendorong dalam belajar. Masalah biaya pendidikan juga merupakan sumber
kekuatan dalam belajar karena kurangnya biaya pendidikan akan sangat mengganggu
kelancaran belajar. Salah satu fakta yang mempengaruhi tingkat pendidikan anak
adalah pendapatan keluarga. Tingkat sosial ekonomi keluarga mempunyai pengaruh
yang tinggi terhadap prestasi belajar siswa di sekolah, sebab segala kebutuhan
anak yang berkenaan dengan pendidikan akan membutuhkan sosial ekonomi orang
tua.
3. Pengertian Prestasi Belajar
Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan /
keterampilan yang dikembangkan dengan nilai tes (nilai / angka) yang diberikan
oleh guru / pendidik. Prestasi sangat dipengaruhi oleh peran orang tua,
keluarga dan dukungan lingkungan dalam memberikan motivasi. Individu yang
diberikan dorongan untuk berprestasi akan lebih realistis dalam mencapai
tujuannya.
B. Ringkasan dan Kerangka Berpikir
Berdasarkan teori tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa
ada pengaruh antara status sosial
ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa. Secara
sederhana dapat terlihat bahwa keluarga yang memiliki status sosial ekonomi
yang tinggi akan mudah memenuhi segala kebutuhan hidupnya, termasuk dalam
kemudahan memperoleh akses-akses yang berhubungan dengan pendidikan.
Sebaliknya, keluarga yang memiliki status sosial ekonomi rendah akan mengalami
kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, karena adanya
keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki maka anak mengalami kesulitan dalam
memperoleh pendidikan.
C. Hipotesis
Berdasarkan pemaparan diatas maka dapat dirumuskan hipotesis
(Ha) sebagai berikut.
Adanya pengaruh antara status sosial ekonomi orang tua
terhadap tingkat prestasi belajar siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat.
BAB
III
METODOLOGI
A.
Pemilihan
Subjek Penelitian
Dalam suatu penelitian, perlu menentukan subjek dan objek
penelitian, yang menjadi subjek penelitian adalah orang / responden sebagai
sumber data, sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah yang menjadi pusat
perhatian peneliti. Lebih lanjut dapat diuraikan sebagai berikut.
A.1. Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah kumpulan unit-unit
elementer, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel yang memenuhi syarat
tertentu berkaitan dengan masalah penelitian. Dalam hal ini populasinya adalah
siswa-siswi MA. Islamiyah Ciputat.
A.2. Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang diambil dan
dipergunakan untuk penelitian sifat dan karakternya mewakili populasi sebagai
subjek penelitian. Jumlah sampel pada penelitian ini 50 siswa dengan objek
penelitiannya adalah status sosial ekonomi orang tua siswa terhadap tingkat
prestasi belajar siswa.
B. Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang dipakai adalah
metode angket. Angket digunakan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi orang
tua siswa dan prestasi belajar siswa.
BAB
IV
PELAKSANAAN
PENELITIAN
A.
Instrumen
Penelitian
Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur
fenomena alam maupun sosial yang diamati. Secara spesifik semua fenomena ini
disebut variabel penelitian (Sugiyono, 2009:202).
Dalam penelitian ini ada dua
instrumen yang digunakan yaitu:
a. Instrumen
yang digunakan untuk mengukur status sosial ekonomi orang tua siswa.
b. Instrumen
yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa.
B. Pengolahan / Analisis Data
Tabel
No.
|
Nama
|
Kelas
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
1
|
Abdul
Kohar
|
XII
|
c
|
a
|
a
|
a
|
c
|
a
|
b
|
a
|
c
|
a
|
2
|
Abdul
Latief Sahal
|
XI
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
a
|
c
|
a
|
b
|
c
|
3
|
Ade
Fauziah
|
XI
|
c
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
a
|
4
|
Agustina
A.
|
XI
|
a
|
c
|
b
|
c
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
c
|
5
|
Akbar
Rafsanjani
|
X
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
a
|
c
|
a
|
c
|
c
|
6
|
Alfi
Ahli Fikriyah
|
X
|
b
|
c
|
b
|
b
|
b
|
b
|
c
|
a
|
b
|
a
|
7
|
Ani
Fitriyani
|
X
|
b
|
b
|
b
|
c
|
b
|
a
|
c
|
b
|
b
|
a
|
8
|
Anisa
Rahmawati
|
XII
|
a
|
b
|
c
|
b
|
c
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
9
|
An-nisa
Dwicahaja A.
|
XI
|
c
|
c
|
b
|
a
|
b
|
a
|
c
|
b
|
a
|
a
|
10
|
Annisa
Ulmasturotin
|
X
|
b
|
b
|
a
|
b
|
b
|
a
|
c
|
a
|
a
|
a
|
11
|
Ayu
Ulfah Purnama S.
|
X
|
c
|
c
|
b
|
b
|
b
|
a
|
c
|
a
|
a
|
c
|
12
|
Bayu
Pradipta
|
XI
|
a
|
a
|
a
|
b
|
a
|
a
|
c
|
a
|
b
|
b
|
13
|
Dedi
Nurdiansyah
|
XII
|
b
|
a
|
b
|
b
|
c
|
b
|
c
|
b
|
c
|
b
|
14
|
Dewi
Rachmawati
|
XII
|
b
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
b
|
a
|
b
|
a
|
15
|
Didah
|
XI
|
c
|
c
|
a
|
b
|
b
|
a
|
c
|
a
|
a
|
a
|
16
|
Dina
Astuti
|
XII
|
a
|
b
|
c
|
b
|
b
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
17
|
Ega
Cahyani S. R.
|
X
|
b
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
b
|
c
|
c
|
a
|
18
|
Eldi
Adrian
|
XI
|
b
|
a
|
a
|
a
|
c
|
c
|
a
|
a
|
c
|
a
|
19
|
Faqih
|
X
|
b
|
c
|
a
|
a
|
b
|
a
|
c
|
a
|
c
|
a
|
20
|
Febriyanto
|
X
|
a
|
c
|
a
|
c
|
b
|
b
|
c
|
a
|
c
|
b
|
21
|
Fikri
Aulia
|
X
|
c
|
a
|
a
|
c
|
a
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
22
|
Fitriah
Handayani
|
X
|
c
|
a
|
b
|
c
|
b
|
b
|
c
|
a
|
b
|
a
|
23
|
Gilang
Ramadhan
|
X
|
a
|
b
|
a
|
b
|
c
|
a
|
a
|
c
|
c
|
a
|
24
|
Hana
Hanifah
|
XII
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
a
|
c
|
a
|
b
|
a
|
25
|
Indah
Suangsih
|
X
|
b
|
a
|
b
|
c
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
a
|
26
|
Izah
Dinilah
|
XI
|
a
|
a
|
a
|
a
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
a
|
27
|
Jenni
Afriyani
|
X
|
c
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
c
|
28
|
Lia
Nuraida
|
XI
|
c
|
b
|
b
|
b
|
a
|
b
|
b
|
b
|
b
|
c
|
29
|
Marhah
Qoyyimah
|
XII
|
c
|
c
|
a
|
b
|
b
|
b
|
c
|
a
|
b
|
a
|
30
|
M. Agus
Jaya Saputra
|
XI
|
b
|
b
|
c
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
a
|
c
|
31
|
M. Habib
Ramadhan
|
XI
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
a
|
a
|
a
|
b
|
c
|
32
|
M.
Syarif Hidayatullah
|
XII
|
b
|
c
|
b
|
c
|
a
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
33
|
Nuriska
|
XI
|
a
|
c
|
b
|
b
|
a
|
a
|
b
|
a
|
b
|
c
|
34
|
Nurmila
|
X
|
a
|
a
|
b
|
b
|
a
|
a
|
c
|
b
|
c
|
a
|
35
|
Nur
Nazmi Laila
|
X
|
a
|
b
|
b
|
b
|
b
|
a
|
c
|
a
|
c
|
c
|
36
|
Nurul
Azizah
|
XII
|
b
|
a
|
a
|
b
|
a
|
a
|
b
|
b
|
b
|
a
|
37
|
Nurul
Fadhillah
|
XII
|
c
|
b
|
b
|
c
|
a
|
b
|
b
|
c
|
a
|
c
|
38
|
Restiana
Maulida
|
XII
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
39
|
Rezha
Fadlandika
|
X
|
c
|
c
|
b
|
c
|
a
|
a
|
b
|
c
|
c
|
c
|
40
|
Rina
Anggraina
|
X
|
a
|
b
|
b
|
b
|
b
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
41
|
Rini
Anggraini
|
X
|
b
|
c
|
b
|
c
|
b
|
b
|
c
|
a
|
c
|
a
|
42
|
Rizki
Nurrahmawati
|
XII
|
b
|
a
|
a
|
b
|
b
|
a
|
c
|
b
|
b
|
a
|
43
|
Saidah
Asdianti
|
XII
|
c
|
a
|
a
|
c
|
b
|
a
|
c
|
b
|
b
|
a
|
44
|
Salma
Al-ayubi
|
XII
|
b
|
b
|
a
|
b
|
c
|
b
|
c
|
b
|
b
|
a
|
45
|
Satria
Gelar Pusaka
|
XII
|
b
|
b
|
b
|
a
|
b
|
a
|
c
|
a
|
c
|
a
|
46
|
Sella
|
XI
|
b
|
b
|
a
|
b
|
b
|
a
|
b
|
a
|
b
|
a
|
47
|
Septidi
Age Pratama
|
XII
|
c
|
b
|
c
|
b
|
b
|
a
|
c
|
c
|
b
|
b
|
48
|
Sufyan
Mahbubi
|
XII
|
b
|
a
|
a
|
b
|
a
|
a
|
c
|
b
|
c
|
a
|
49
|
Ubad
Badru Salam
|
XII
|
c
|
c
|
a
|
b
|
a
|
a
|
b
|
a
|
b
|
c
|
50
|
Winda
Sulistyaningsih
|
XII
|
b
|
b
|
c
|
b
|
c
|
a
|
c
|
b
|
c
|
c
|
BAB
V
PENUTUP
Berdasarkan
pembahasan yang telah peneliti uraikan pada bab sebelumnya mengenai hubungan
antara status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar siswa-siswi
MA. Islamiyah Ciputat, maka peneliti mencoba menyusun kesimpulan dan saran.
A. Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa status
sosial ekonomi orang tua siswa dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Siswa
yang status sosial orang tuanya tinggi cenderung berprestasi, karena
fasilitas-fasilitas belajar yang disediakan orang tuanya mencukupi.
Sebaliknya, siswa yang status sosial ekonomi orang tuanya
rendah cenderung prestasinya melemah. Hal ini dikarenakan kurangnya minat
belajar serta fasilitas yang sulit didapatkan.
B. Saran
Setelah ditarik kesimpulan sebagaimana tersebut diatas
selanjutnya peneliti mengajukan beberapa saran, yaitu sebagai berikut.
1. Pengelola
pendidikan hendaknya memberikan dorongan motivasi yang besar kepada siswa yang
perekonomian orang tuanya rendah agar lebih meningkatkan prestasi belajarnya,
serta menyediakan fasilitas-fasilitas belajar secara gratis agar minat belajar
siswa bangkit dan siswa akan dengan mudah mencapai prestasi belajar yang
diharapkan.
2. Siswa
harus diberi pengarahan mengenai pentingnya ilmu pengetahuan yang di berikan
disekolah, agar masalah perekonomian orang tua siswa tidak lagi dijadikan
alasan siswa untuk tidak berprestasi.
DAFTAR PUSTAKA
www.Google.com
Zuhro. Sosiologi SMA Kelas
XII. 2007. Jakarta : penerbit Yudhistira.
Nazir, Moh. 1988.Metode
Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Prasetyo, Bambang. 2001. Penyusunan
Laporan Penelitian.
Sumber : http://hafizhah38.blogspot.com/2012/05/contoh-proposal-penelitian-sosiologi.html
No comments:
Post a Comment